Daily Info
IHSG Naik +0.66%
14 JULI 2020
IHSG Naik +0.66%. IHSG ditutup menguat +0.66% ke 5,064 pada perdagangan awal pekan dipimpin oleh penguatan saham BBRI, UNVR dan HMSP. Secara sektoral penguatan terbesar terjadi di sektor tambang sebesar +3.21%, disusul sektor perkebunan yang menguat +2.36%. Kenaikan IHSG dan bursa Asia didorong oleh...
Daily Info
IHSG Melemah -0.43%
13 JULI 2020
IHSG Melemah -0.43%. IHSG ditutup melemah -0.43% ke 5,031 dengan saham BBRI, BMRI dan SMMA menjadi mrket laggard. Pelemahan indeks dipicu oleh aksi profit taking serta kecemasan pasar akan pandemi Covid-19. Adapun secara mingguan, IHSG berhasilditutup naik +1.1%.
Daily Info
IHSG Melemah -0.43%.
13 JULI 2020
IHSG Melemah -0.43%. IHSG ditutup melemah -0.43% ke 5,031 dengan saham BBRI, BMRI dan SMMA menjadi mrket laggard. Pelemahan indeks dipicu oleh aksi profit taking serta kecemasan pasar akan pandemi Covid-19. Adapun secara mingguan, IHSG berhasil ditutup naik +1.1%.
Trading Ideas
IHSG Fluktuatif Cenderung Melemah Terbatas (4,965-5,100)
13 JULI 2020
IHSG ditutup melemah pada perdagangan akhir pekan kemarin berada di level 5,031.Indeks berpotensi melanjutkan pelemahannya dan bergerak menguji level psikologis 5,000 hingga 4,965.Stochastic yang mengalami bearish crossover berpotensi membawa indeks melemah. Namun jika indeks berbalik menguat dapat ...
Trading Ideas
IHSG Fluktuatif Cenderung Melemah Terbatas (4,965-5,100).
13 JULI 2020
IHSG ditutup melemah pada perdagangan akhir pekan kemarin berada di level 5,031. Indeks berpotensi melanjutkan pelemahannya dan bergerak menguji level psikologis 5,000 hingga 4,965. Stochastic yang mengalami bearish crossover berpotensi membawa indeks melemah. Namun jika indeks berbalik menguat dapa...
Trading Ideas
IHSG Fluktuatif Cenderung Melemah Terbatas (5,000-5,140).
10 JULI 2020
Daily Info
IHSG Melemah -0.46%
10 JULI 2020
IHSG Melemah -0.46% IHSG ditutup melemah -0.46% ke 5,052 dengan saham BBCA, BBRI dan CPIN menjadi mrket laggard. Pelemahan indeks dipicu oleh aksi profit taking setelah kenaikan yang cukup signifikan sebelumnya. Selain itu pasar juga mengkhawatirkan kasus baru Covid-19 yang terus bertambah.